Buku Karya Mohammad Natsir Fiqhud Da'wah 1977

Call SMS WA - 0821 3029 2636 - Usahakan WA


buku Mohammad Natsir Fiqhud Da'wah
Fiqhud Da'wah - Mohammad Natsir 







  • Judul : Fiqhud Da'wah
  • Penyusun : Mohammad Natsir 
  • Penerbit : Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia 
  • Cetakan : ke tiga 1977
  • Tebal : 295 halaman 
  • Bahasa : Indonesia 
  • Sampul : Paperback
  • Dimensi : 22 cm x 15 cm
  • Kondisi : Cover belakang ada yang tersempal + ujung atas halaman terakhir sebanyak 8 halaman .. lihat lingakaran merah pada gambar atas
  • Harga : Rp. 150.000 belum termasuk ongkir
  • Call / SMS : 0821 3029 2636


Biografi 
Mohammad Natsir Merupakan seorang ulama, negarawan, dan pejuang kemerdekaan Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemimpin partai politik Masyumi, dan tokoh Islam terkemuka Indonesia. Di dalam negeri, pernah menjabat menteri dan perdana menteri Indonesia, sedangkan di kancah internasional, pernah menjabat sebagai presiden Liga Muslim se-Dunia (World Muslim Congress) dan ketua Dewan Masjid se-Dunia.

Natsir besar di Solok sebelum akhirnya merantau ke Bandung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan kemudian mempelajari ilmu Islam secara luas di perguruan tinggi. Ia terjun ke dunia politik pada pertengahan 1930-an dengan bergabung di partai politik berideologi Islam. Pada 5 September 1950, ia diangkat sebagai perdana menteri Indonesia kelima. Setelah mengundurkan diri dari jabatannya pada tanggal 26 April 1951 karena berselisih paham dengan Presiden Soekarno, ia semakin vokal menyuarakan pentingnya peranan Islam di Indonesia hingga membuatnya dipenjarakan oleh Soekarno. Setelah dibebaskan pada tahun 1966, Natsir terus mengkritisi pemerintah yang saat itu telah dipimpin Soeharto hingga membuatnya dicekal.

Natsir banyak menulis tentang pemikiran Islam. Ia aktif menulis di majalah-majalah Islam setelah karya tulis pertamanya diterbitkan pada tahun 1929; hingga akhir hayatnya ia telah menulis sekitar 45 buku dan ratusan karya tulis lain. Ia memandang Islam sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. Ia mengaku kecewa dengan perlakuan pemerintahan Soekarno dan Soeharto terhadap Islam. Selama hidupnya, ia dianugerahi tiga gelar doktor honoris causa, satu dari Lebanon dan dua dari Malaysia. Pada tanggal 10 November 2008, Natsir dinyatakan sebagai pahlawan nasional Indonesia. Natsir dikenal sebagai menteri yang "tak punya baju bagus, jasnya bertambal. Dia dikenang sebagai menteri yang tak punya rumah dan menolak diberi hadiah mobil mewah.


CARA PEMBELIAN

Pastikan dulu buku yang anda minati. Buku/pesanan akan akan dikirim setelah uang dengan nominal yang telah disepakati sebelumnya, dikirim via bank yang sudah kami tentukan. Cukup sekian untuk informasinya. Terima kasih banyak.

Postingan terkait